Mentari pagi menyapa lembut wajahku
Angin berbisik, membawa damai kalbu
Langkahku ringan, hati penuh harapan
Dalam setiap detik, ada kasih Tuhan
Tak terhitung anugerah yang datang
Dari kecil hingga besar, tak pernah hilang
Di balik ujian, ada hikmah yang terang
Syukurku mengalir, tak pernah lekang
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan
Saat langit terbuka, dan doa pun diangkatkan
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan
Dalam peluk rahmat-Nya, aku pun tenggelam
Air yang mengalir, bumi yang subur
Keluarga yang hangat, cinta yang jujur
Ilmu yang tumbuh, waktu yang diberi
Semua tanda cinta, tak bisa disangkal lagi
Bahkan saat gelap menyelimuti
Ada cahaya yang tak pernah mati
Tuhan tak pernah pergi Dia selalu di sisi
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan
Saat luka sembuh, dan hati pun dikuatkan
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan
Dalam syukurku, kutemukan kedamaian
Syukurku bukan hanya kata
Tapi hidup yang penuh makna
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan
Aku bersaksi, tak satu pun kutinggalkan