Sejak pertama kita bertemu
Ada rindu yang tumbuh tanpa menunggu
Senyummu tinggal di pelupuk mata
Tak pernah lelah menyapa jiwa
Ke mana langkah ini berjalan
Bayangmu selalu ikut mengiringi
Seolah dunia hanya bercerita
Tentang dirimu dan rasa di dada
Kau teringat jelas di setiap mimpiku
Mengisi malam hingga fajar menjemputku
Di setiap hari, di setiap waktu
Namamu tak pernah jauh dari kalbuku
Mungkin beginilah rasanya kasmaran
Tersenyum sendiri tanpa alasan
Hanya membayangkan dirimu hadir
Hatiku sudah tak mampu menyingkir