Di sebuah kota yang memudar selama jam-jam senja
Aku menatap punggungmu saat kau berjalan di depanku
Berlagak tangguh, pura-pura kalau aku baik-baik saja
Sambil menginjak bayanganku sendiri, aku terus berjalan
Kau sudah memiliki seseorang yang spesial di dalam hidupmu
Dan seseorang yang"biasa" sepertiku tidak akan pernah bisa menandinginya
Berdiri di depan cermin, melepaskan satu helaan napas lagi
Aku menghapus lipstik yang sama sekali tidak cocok untukku
Orang yang kuinginkan bersinar begitu cemerlang
Sementara orang yang peduli padaku tidak pernah seperti itu
Tolong, jangan jatuh cinta padaku
Karena sesuatu yang begitu rapuh terasa seperti akan hancur
Kau tidak perlu mencoba menyatukan kepingannya
Cukup dukung aku sedikit saja, dan itu sudah cukup
Hanya menangkap tatapanmu membuatku terjaga sepanjang malam
Namun aku mengenakan topeng dan mencibir,"Tidak ada kesempatan bagiku."
Mengatakan pada diriku sendiri,"Aku toh tidak menginginkan cinta yang menjadi kenyataan,"
Aku memalingkan muka seperti yang selalu kulakukan
Kau terlalu menyilaukan mata
Dan rasa sakit yang pahit-manis itu memojokkanku
Aku ingin tahu apakah aku akan bisa menunjukkan senyuman sejati dan sempurna suatu hari nanti
Saat ini, hanya tumpukan harapan yang terus tumbuh semakin tinggi
Bahkan dengan berjinjit, aku tidak bisa cukup menjangkaumu
Aku hanya mabuk karena rasa sakit yang semakin meningkat
Tolong, jangan jadikan aku seseorang yang spesial bagimu
Cukup dengan melihatmu dari sini saja sudah cukup
Aku sangat tahu ini bukan"cinta sejati"
Itulah sebabnya ia terasa begitu menyakitkan dengan indah
Hanya bisa melihatmu selama detik yang berlalu begitu cepat
Membuat hatiku melunak begitu rupa
Merasa ngeri menyebut semuanya sebagai"ilusi"
Aku hanya jatuh semakin dalam dan hanyut
Tolong, jangan jatuh cinta padaku
Ini adalah mimpi yang tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi kenyataan
Jika matahari terbenam malam ini untuk selamanya
Aku tidak peduli jika aku ditinggalkan tertinggal di dalam gelap