Langkah mereka bagai riak air suci
Membawa firman berpita indah hati
Di balik sinar yang mereka usung tinggi
Tersembunyi bayangan yang tak dipahami
Reformasi, bisikan manis
Pembaruan, janji hamonis
Namun dunia merintih pelan
Di genggaman kesombongan
Ooooh, pembawa fajar semu
Ooooh, kedamaian tanpa jiwa
Ooooh, kenyataan yang memudar
Ooooh, dalam ilusi memesona
Bagai bunga yang layu di taman fana
Tersisa serpihan maksud yang sia-sia
Melangkah pasti tanpa menoleh ke belakang
Menabur luka dengan senyum penuh makna
Bukan ini pemulihan
Hanya kehancuran berselimut satin
Namun mata mereka terpejam rapat
Dalam keyakinan yang membutakan
Ooooh, pembawa fajar semu
Ooooh, kedamaian tanpa jiwa
Ooooh, kenyataan yang memudar
Ooooh, dalam ilusi memesona
Kalimat indah berhamburan
Bagai kelopak bunga di musim gugur
Mereka mengira diri penyelamat
Padahal tangan pembawa petaka
Ooooh, pembawa fajar semu
Ooooh, kedamaian tanpa jiwa
Ooooh, kenyataan yang memudar
Ooooh, dalam ilusi memesona
Ilusi memesona
Ilusi memesona