
在手机上保存,获得更好体验
Kau bisikkan cintamu padaku,
Di antara jemari yang masih menggenggam miliknya.
Kata-katamu manis,
Namun berbalut dusta yang tak kau sebutkan.
Aku mendengar,
Namun hatiku ragu,
Bagaimana cinta yang kau beri,
Bisa terbagi tanpa luka?
Di malam sunyi, aku bertanya,
Apakah bisikanmu sejati?
Atau hanya bayang-bayang ilusi,
Yang kau haturkan dalam sepi?
Kekasihmu di sana,
Menunggu dengan setia,
Namun kau titipkan hatimu padaku,
Bagai angin yang tak kenal arah.
Aku ingin menolak,
Namun bisikanmu menyelinap,
Merayu seperti ombak,
Yang perlahan mencuri pasir di pantai.
Jika ini cinta,
Mengapa kau bawa luka?
Jika ini janji,
Mengapa terdengar samar di antara dua hati?
Lepaskan aku,
Atau lepaskan dia.
Jangan kau mainkan cinta,
Seolah ia tak punya nyawa.