Jika benar, jalanmu benar,
benar-benar yang paling benar,
lalu kenapa kau tampak bersalah?
Benarkah memang ada yang salah?
Tak usah malu, akuilah.
Jikalau memang ada yang salah.
Tanpa ragu terbukalah.
Sebelum semua jadi salah kaprah.
Mari, coba pikir lagi! Mari, coba pikir lagi!
Mari, coba pikir lagi! Mari, tak perlu pikir lagi!
Coba pikir lagi!
Memang susah mengaku salah.
Sebagaimana yang sudah-sudah.
Ditambah jika tak ada rasa bersalah,
karena sudah jelas di dalam istilah.
Manusia adalah tempatnya salah.
Salah saleh ora semeleh saleh.
Dibutakan dengan sumpah,
“saya hanya menjalankan perintah”.
Berkuasa, bukan lantas menindas.
Berilmu, bukan untuk membodohi.
Berkemampuan, bukan untuk merendahkan.
Beribadah, bukan untuk dipamerkan.
Berpikirlah, tak hanya sekali.
Berkacalah, bukan untuk sekedar gaya.
Belajarlah, dari setiap kesalahan.
Berlebihan, jika kau merasa yang paling benar.