
在手机上保存,获得更好体验
Di bawah langit yang kelabu,
Ku melangkah sendiri dalam sepi.
Beban hidup menekan hati,
Namun ku tahu ini bukan akhir.
Setiap luka, setiap air mata,
Kan jadi kisah dalam hidupku.
Walau gelap kini menyelimuti,
Ku percaya terang kan kembali.
Badai pasti berlalu,
Seiring waktu menyapu pilu.
Meski langkahku tertatih,
Harapan di hati takkan letih.
Kan ku hadapi semua,
Dengan doa dan keyakinan jiwa.
Ku percaya, badai pasti berlalu.
Di setiap sudut malam yang hening,
Ku temukan kekuatan dalam doa.
Walau sering ku jatuh dan hancur,
Aku tahu terang kan menyapa.
Setiap luka, setiap air mata,
Kan jadi kisah dalam hidupku.
Walau gelap kini menyelimuti,
Ku percaya terang kan kembali.
Badai pasti berlalu,
Seiring waktu menyapu pilu.
Meski langkahku tertatih,
Harapan di hati takkan letih.
Kan ku hadapi semua,
Dengan doa dan keyakinan jiwa.
Ku percaya, badai pasti berlalu.
Tak ada hujan yang abadi,
Tak ada malam tanpa pagi.
Ku genggam mimpi, ku tatap mentari,
Hingga semua luka terobati.
Badai pasti berlalu,
Seiring waktu menyapu pilu.
Meski langkahku tertatih,
Harapan di hati takkan letih.
Kan ku hadapi semua,
Dengan doa dan keyakinan jiwa.
Ku percaya, badai pasti berlalu.
Dengan doa dan keyakinan jiwa.
Ku percaya, badai pasti berlalu.
Tak ada hujan yang abadi,
Tak ada malam tanpa pagi.
Ku genggam mimpi, ku tatap mentari,
Hingga semua luka terobati.
Badai pasti berlalu,
Seiring waktu menyapu pilu.
Meski langkahku tertatih,
Harapan di hati takkan letih.
Kan ku hadapi semua,
Dengan doa dan keyakinan jiwa.
Ku percaya, badai pasti berlalu.
Dengan doa dan keyakinan jiwa.
Ku percaya, badai pasti berlalu.