Nasib membisu
Pahit di bibirku
Terjatuh di tengah hujan
Tanpa arah, dan tujuan
Bagaimana caranya?
Menahan perih di dada
Tanpa suara, tanpa tanya
Hanya tersisa luka
Oh waktu berhenti, berhenti
Oh hati bergetar lagi, lagi
Aku memanggil, memanggil
Tapi sunyi, tapi sunyi
Bagaimana caranya?
Meredakan hujan ini
Menjahit air mata
Menjadi sutra, menjadi sutra
Ku coba lembutkan hatiku
Ku coba dengar diriku
Tapi semua, semua membisu
Dan aku hanya rindu...
Kuingin harapan
Kuingin cahaya
Hati ini hancur
Namun mencoba kuat
Apakah ini telah berakhir?
Apakah ini akhir kisah?
Kenangan yang terlupakan
Lupa yang tak terlupa
Nama yang tetap sama
Aku di sini, di sini
Masih di sini, di sini
Hujan lagi, hujan lagi
Rindu lagi, rindu lagi
Cinta lagi, cinta lagi
Tak habis-habis, tak pernah habis...