Kurasa Burungpun Kan Menangis
Bila Sarangnya Di Ambil Orang
Tempat Berlindung Tempat Berteduh
Karna Punya Rasa Seperti Manusia
Surat Ku Tiba-Tiba Kau Balas
Engkau Hadirkan Surat Undangan
Hingga Gelap Pandangan Mata
Mati Rasa Cinta Mati Pula Segalanya
Kurasa Burungpun Kan Menangis
Sepucuk Surat Undangan Pernikahan Mu
Membuat Kiamat Cinta Hancur Penuh Luka
Sepucuk Surat Undangan Saksi Yang Bisu
Basah Tergenggam Di Tangan Karna Air Mata
Hanya Doa Restu Yang Aku Persembahkan
Semoga Bahagia Di Atas Derita Ku