(Verse 1)
Di balik layar dunia yang bising,
angin membawa tanda-tanda asing.
Langkah manusia saling bertabrakan,
hati mencari arah dalam bayang-bayang keraguan.
(Pre-Chorus)
And in the rush of fading lights,
we hear the whispers of the night—
echoes calling us to heal,
to find the truth beneath the fear.
(Chorus)
“When chaos rises, hold to the Light,”
bisik ayat yang menuntun langkah yang genting.
Dan Rasul mengingatkan,
akan datang masa penuh huru-hara,
namun siapa yang tetap jujur dan sabar
akan menemukan fajar yang lebih terang.
(Verse 2)
Langit bergetar oleh berita yang tak menentu,
timeline penuh api dan kabut biru.
Namun di dada, aku simpan satu doa:
semoga damai tumbuh meski dunia luka.
(Bridge)
In every storm, a hidden sign,
a call to mend this fragile time.
We rise, we fall, but still we try
to hold the hope we can't deny.
(Outro)
Dan ketika dunia mulai pelan,
aku dengar gema fajar perlahan.
Sebuah janji:
siapa pun yang memilih cahaya
akan pulang pada kedamaian yang sejati.