Langkahku kini gemetar
Bukan badai, tapi dosa
Kutapaki jalan cinta
Ternyata palsu belaka
Waktu itu aku buta
Hanya rindu yang bicara
Kupikir cinta menyembuhkan
Ternyata luka berkepanjangan
Bayang luka terus datang
Saat malam mulai diam
Suara hatiku gemetar
Menyesali semua yang karam
Bayang luka ku peluk
Sebagai buah pilihan
Jika cinta tanpa restu
Mengapa aku bertahan?
Bukan salah siapa-siapa
Kita hanya terburu-buru
Menukar sabar dengan rindu
Menukar iman dengan nafsu
Kini kutahu artinya
Cinta tak cukup bicara
Tanpa arah, tanpa rido
Hanya tinggal air mata
Bayang luka terus datang
Saat malam mulai diam
Suara hatiku gemetar
Menyesali semua yang karam
Bayang luka ku peluk
Sebagai buah pilihan
Jika cinta tanpa restu
Mengapa aku bertahan?
Jika esok kau datang
Ku tak lagi berharap
Biar kutebus sendiri
Dengan rindu yang mengering
Bayang luka terus datang
Saat malam mulai diam
Suara hatiku gemetar
Menyesali semua yang karam
Bayang luka ku peluk
Sebagai buah pilihan
Jika cinta tanpa restu
Mengapa aku bertahan?