(verse 1)
Langit bersaksi di tiap langkahku,
Jejak-jejak luka yang tak selalu tampak.
ku sebut namamu dalam hati,
Tapi gaungnya hanya bisu yang menjawab.
(Pre-Chorus)
Namun dalam sepi yang sangat kelam,
Ada bisikan lembut dari langit jauh.
Bukan sebagai suara, bukan dalam wujud,
Hanya rasa yang mengetuk jiwa.
(Chorus)
Tuhan, bila Kau dengar doa ku,
Bimbing aku menapaki cahaya Mu,
Isi hatiku dengan damai yang lekat,
Karena dalam sujud,aku melawan gelap
Kutahu, hanya Kau arah yang satu.
(Verse 2)
Kutanya bayang di cermin retak,
"Siapakah aku dalam dunia yang gemetar?"
Terombang-ambing di samudra batin,
Mencari dermaga yang tak pernah pasti.
(Pre-Chorus)
Namun dalam sepi yang sangat kelam,
Ada bisikan lembut dari langit jauh.
Bukan sebagai suara, bukan dalam wujud,
Hanya rasa yang mengetuk jiwa.
(Chorus)
Tuhan, bila Kau dengar doa ku,
Bimbing aku menapaki cahaya Mu,
Isi hatiku dengan damai yang lekat,
Karena dalam sujud,aku melawan gelap
Kutahu, hanya Kau arah yang satu.
(Outro)
Kini ku tahu, pencarianku tak sia-sia,
Sebab dalam pencarian, kutemukan kasih mu.