(Verse 1)
Dari Bonè, Sulawesi Selatan
Lahir sebuah mahkota warisan
Bukan dari emas, bukan permata
Dari serat pelepah daun lontara
Direcca-recca, dipukul perlahan
Hingga serat halus jadi anyaman
Prosesnya panjang, butuh kesabaran
Untuk sebuah simbol kehormatan
(Chorus)
Inilah Songkok Recca', Songkok To Bonè
Lebih dari sekadar penutup kepala
Mahkota Bugis, lambang wibawa
Menyimpan sejarah, sarat makna
Benang emasnya jadi penanda
Tingginya derajat, gelar yang disandang
Songkok Recca', pusaka budaya
Kebanggaan yang tak lekang oleh masa
(Verse 2)
Dulu dipakai para bangsawan
Cendekiawan dan para pahlawan
Tanda pembeda di medan perang
Di masa Arung Palakka yang garang
Kini semua bisa mengenakan
Tanpa memandang status dan golongan
Di hari raya, di acara adat
Jadi pengingat akan harkat dan martabat
(Chorus)
Inilah Songkok Recca', Songkok To Bonè
Lebih dari sekadar penutup kepala
Mahkota Bugis, lambang wibawa
Menyimpan sejarah, sarat makna
Benang emasnya jadi penanda
Tingginya derajat, gelar yang disandang
Songkok Recca', pusaka budaya
Kebanggaan yang tak lekang oleh masa
(Bridge)
Dari lumpur hitam warnanya pekat
Dari tangan terampil ia dirawat
Setiap anyaman adalah nasihat
Agar jadi insan yang beradat
(Chorus)
Inilah Songkok Recca', Songkok To Bonè
Lebih dari sekadar penutup kepala
Mahkota Bugis, lambang wibawa
Menyimpan sejarah, sarat makna
Benang emasnya jadi penanda
Tingginya derajat, gelar yang disandang
Songkok Recca', pusaka budaya
Kebanggaan yang tak lekang oleh masa
(Outro)
Songkok Recca'...
Kebanggaan Tanah Bugis...
Hingga selamanya...