
在手机上保存,获得更好体验
Mentari mengintip malu
Lewat celah tirai jendela
Aroma pagi peluk hatiku
Kau tersenyum, aku pun terpaku
Langkah kecil berlari riang
Tangan mungil membawa boneka
Tawa pecah di ruang tamu
Ada damai yang tak bisa kupungkiri
Tuhan, terima kasih
Untuk pagi yang seperti ini
Tak perlu lebih dari yang ada
Cukup cinta di rumah kita
Kau duduk sambil bercanda
Dengan si kecil yang mulai bicara
Aku sibuk dengan secangkir hangat
Tapi hatiku tenang, penuh harap
Tuhan, terima kasih
Untuk pagi yang seperti ini
Tak perlu lebih dari yang ada
Cukup cinta di rumah kita
Tak semua indah harus gemerlap
Kadang bahagia hadir tanpa sebab
Duduk bersama, saling menyapa
Itulah surga yang sebenarnya
Dan bila waktu terus berjalan
Biarlah pagi ini dikenang
Sebagai bukti cinta sederhana
Yang tak pernah habis maknanya