(Verse 1)
Dulu katamu takkan ada yang lain
Genggam tanganku, janjimu terlihat yakin
Tapi kenapa, ya kenapa, kini berbeda?
Pesanmu singkat, matamu menyimpan rahasia
(Pre-Chorus)
Katanya sibuk, katanya lembur bekerja
Ternyata sibuknya bagi hati yang lain juga
Aku bodoh, terdiam dan tak curiga
Saat kau sibuk cipta cerita di dua tempat
(Chorus)
Oh, ternyata aku hanya pilihan kedua
Tempatmu kembali, saat dia tak ada
Kau beri aku sisa, bukan seluruh cinta
Sakitnya begini, tak bisa ku terima
Lagu ini kubuat, tanda aku sudah usai
Hatiku hancur, tapi aku harus santai (pergi)
(Verse 2)
Semua fotomu kini tak berarti lagi
Senyum di sana, ternyata senyum yang berbagi
Aku ingat betul, malam kita yang terakhir
Kau bilang sayang, tapi hatimu sudah berpikir
(Pre-Chorus)
Katanya sibuk, katanya lembur bekerja
Ternyata sibuknya bagi hati yang lain juga
Aku bodoh, terdiam dan tak curiga
Saat kau sibuk cipta cerita di dua tempat
(Chorus)
Oh, ternyata aku hanya pilihan kedua
Tempatmu kembali, saat dia tak ada
Kau beri aku sisa, bukan seluruh cinta
Sakitnya begini, tak bisa ku terima
Lagu ini kubuat, tanda aku sudah usai
Hatiku hancur, tapi aku harus santai (pergi)
(Bridge)
Tak perlu air mata, cukup aku tahu saja
Kau bukan yang terbaik, aku harus terima
Mulai hari ini, semua tentangmu kusimpan
Jadi pelajaran, agar aku tak terulang
(Musical Break)
(Chorus)
Oh, ternyata aku hanya pilihan kedua
Tempatmu kembali, saat dia tak ada
Kau beri aku sisa, bukan seluruh cinta
Sakitnya begini, tak bisa ku terima
Lagu ini kubuat, tanda aku sudah usai
Hatiku hancur, tapi aku harus santai (pergi)
(Outro)
Ku harus santai... yeah
Aku pergi... tinggalkanmu
Selamat tinggal, pada cinta yang buatku lelah
(Fade Out)