Kau rawat senyum di bibir luka
Seakan pagi tak pernah dusta
Langkahmu seperti puisi basi
Yang tetap dibaca, meski tak dimengerti
Malammu penuh pesta sunyi
Ditemani doa-doa basi
Kau percaya pada pelipur palsu
Yang datang hanya saat perlu
Doaku pasti bertamu
Di tiap sela harimu
Bersama semua rinduku
Melewati waktu semu
Tak harus kau tahu
Tapi akan sampai padamu
Kau cium bayangmu sendiri
Di cermin retak mimpi-mimpi
Menari
Kau ahli sandiwara senja
Memainkan rindu seolah mantra
Aku tepuk tangan paling keras
Meski peranku cuma penonton lemas
Doaku pasti bertamu
Di tiap sela harimu
Bersama semua rinduku
Melewati waktu semu
Tak harus kau tahu
Tapi akan sampai padamu