Marilah kita pergi, meninggalkan tempat-tempat kerja, dan tempat-tempat yang membuat kita terasing.
Marilah kita pergi, supaya kita bisa berdua, kau dan aku...
Melewati jalan sepi di bawah lampu mati, gedung tua, gerobak kosong dengan spanduk bekas, warung kotor, bangku rusak, pengamen lelah dengan mimpi gelap, dan penginapan kumuh di sebuah gang kecil.
Malam tertutup gerimis.
Tubuh kita basah seperti sebuah sajak.