Verse 1
Dunia maya suguhkan cerita
Tentang sukses yang katanya merata
Foto senyum, mobil baru, jabatan mentereng
Kenapa hidupku terasa begini-begini aja, huh?
(Pre-Chorus)
Setiap notifikasi bagai tamparan halus
Mengingatkan lagi, aku masih di status quo terus
Mereka terbang tinggi, aku masih merangkak pelan
Ada yang salah denganku? Pikiran ini menyesakkan
(Chorus)
TERJEBAK DALAM LABIRIN PERBANDINGAN!
BAYANG-BAYANG PRESTASI JADI KEGELAPAN!
KENAPA HARUS IRI? KENAPA HARUS SAKIT HATI?
JIWAKU TERSIKSA, TERIKAT REALITA YANG PERIH!
(Rap Verse 1)
Yo, buka mata, lihat sekeliling, pesta visualisasi
Semua pamer cerita indah, minim validasi
Katanya sih motivasi, tapi yang kurasa frustrasi
Setiap update mereka, bagai jarum yang menancap
Diriku yang di sini, berjuang dengan keras setiap hari
Tapi kenapa hasilnya beda? Apa yang kumiliki ini tak berarti?
Otakku penuh tanya, hati ini memberontak
Melihat mereka di atas, aku merasa seperti kurcaci!
(Verse 2)
Sahabat lama kini sudah meraih bintang
Aku di sini masih berkutat dengan hal yang sama berulang
Ucapan selamat terasa pahit di lidah
Senyumku palsu, menyimpan luka yang tak mudah
(Pre-Chorus )
Mungkin memang jalanku berbeda, tak secepat mereka
Tapi kenapa ada rasa tertinggal yang begitu menyiksa?
Ingin rasanya lari, sembunyi dari kenyataan
Tapi bayang-bayang sukses mereka terus menghantui pikiran
(Chorus)
TERJEBAK DALAM LABIRIN PERBANDINGAN!
BAYANG-BAYANG PRESTASI JADI KEGELAPAN!
KENAPA HARUS IRI? KENAPA HARUS SAKIT HATI?
JIWAKU TERSIKSA, TERIKAT REALITA YANG PERIH!
(Bridge)
(Rap Verse 2)
Lihatlah diriku, terkurung dalam cemburu buta
Setiap pencapaian mereka, bagai bara yang membakar jiwa
Aku ingin bangkit, aku ingin berjuang, aku ingin bersinar
Tapi kenapa bayang-bayang mereka begitu sukar untuk menghindar?
Ini bukan kompetisi, tapi kenapa terasa seperti perlombaan?
Setiap langkah mereka ke depan, membuatku merasa ketinggalan
Aku benci rasa ini, rasa insecure yang mencekik
Ingin ku teriakkan lepas, semua rasa yang pelik!
(Chorus)
TERJEBAK DALAM LABIRIN PERBANDINGAN!
BAYANG-BAYANG PRESTASI JADI KEGELAPAN!
KENAPA HARUS IRI? KENAPA HARUS SAKIT HATI?
JIWAKU TERSIKSA, TERIKAT REALITA YANG PERIH!
(Outro)
Perih... Realita yang perih...
Dalam benakku... Perbandingan ini... Tak berujung...