Samar terlukis, kenangan saat itu
dalam dekapan, tak ingin melepasmu
teduh wajahmu, di saat terakhir
ikhlasku bersama airmata ini, sayangku
hanya bisa membisu, dalam bias perjalanan
ya tuhanku, terimalah dia di sisimu..
Kini ku terduduk, memandang langit
merindukannya ( merindukanmu), membayangkannya (sayangku)
pilu yang mendera, merupakan bukti
betapa besar, kasihku untukmu
Oh, Tuhan, berikan aku kekuatan
Untuk menjalaninya, dengan tegar
hari-hari tanpanya, dalam selimut doa
Kenangan kita, yang takkan pernah hilang
hanya bisa membisu, dalam bias perjalanan
ya tuhanku, terimalah dia di sisimu..
Kini ku terduduk, memandang langit
merindukannya ( merindukanmu), membayangkannya (sayangku)
pilu yang mendera, merupakan bukti
betapa besar, kasihku untukmu
(Outro)
rasa yang takkan terlupa, kasih di hati...
untuk selamanya...