Keheningan peluk malam,
Dingin, tenangkan alam.
Di dada beban terbentuk,
Bayangan mulai sentuh.
Di antara sunyi dan sepi,
Kuberani hadapi sendiri,
Ruang di mana jiwa bicara,
Dalam hening, cermin bertutur.
Dan ku temukan arti, dalam diam yang sepi,
Semua yang tersembunyi, akhirnya terungkap di sini,
Dalam hening, ku menemukan,
Diriku yang sebenarnya.
Dalam diam, aku bertemu,
Diriku yang tak kutahu.
Ada damai, ada luka,
Semua rasa jadi nyata.
Cemas menggantung perlahan,
Damai datang bagai pelukan,
Detik terasa luas,
Mengisi jiwa yang lepas.
Dan ku temukan arti, dalam diam yang sepi,
Semua yang tersembunyi, akhirnya terungkap di sini,
Dalam hening, ku menemukan,
Diriku yang sebenarnya.
Tak perlu kata bicara,
Diam jadi bahasanya,
Hidup tentang rasa,
Yang tak selalu utuh.
(Melodic guitar solo based on vocal hook)
Dan ku temukan arti, dalam diam yang sepi,
Semua yang tersembunyi, akhirnya terungkap di sini,
Dalam hening, ku menemukan,
Diriku yang sebenarnya!
(Guitar riff fades, night sounds return, peaceful resolution)
Dalam diam...
Aku temukan...
Diriku yang sesungguhnya...