Aku buka mata pagi ini
Langit biru menyambut hati
Masih bisa lihat cahaya
Masih bisa hirup udara
Langkah pertama di lantai
Kaki ini masih kuat berdiri
Tangan ini bisa kugerakkan
Kuusap wajah penuh arti
Aku tak punya segalanya
Tapi aku punya hidup ini
Jantung berdetak memberi isyarat
Bahwa aku masih diberi waktu
Syukurku bukan karena mewah
Tapi karena aku masih bernyawa
Bukan soal seberapa jauh
Tapi karena aku masih bisa melangkah
Aku cukup, aku ada
Aku sadar, tak semua bisa merasa
Punya mata, punya telinga
Punya jiwa yang tak pernah menyerah
Dalam diam aku teringat
Masa lalu yang berat dijalani
Tapi lihat kini, aku masih di sini
Tersenyum walau tak selalu mudah
Aku belajar dari luka
Belajar dari hari yang sepi
Bahwa semua yang kulewati
Membentuk diriku kini
Air mata pernah jatuh
Tapi tak sia-sia
Karena kini tiap tetes
Membangun makna
Kuucap terima kasih pada diriku
Yang tak pernah benar-benar berhenti
Saat dunia berkata “cukup”
Hatiku masih berkata “mampu”
Aku bahagia karena masih bisa merasa
Kesedihan pun tanda aku ada
Tangis dan tawa jadi satu
Mengisi ruang hati yang pilu
Aku bersyukur pada nafasku
Yang tak pernah kutulis dalam agenda
Tapi selalu hadir setia
Tanpa ku minta
Setiap nadi yang berdetak
Setiap detik yang mengalir
Semua jadi puisi
Yang tak bisa kubayar kembali
Syukurku bukan karena harta
Tapi karena aku masih bisa bicara
Bukan soal seberapa tinggi
Tapi karena aku masih bisa bermimpi
Aku cukup, aku layak
Aku hidup dan terus bergerak
Punya harapan, punya cerita
Punya semangat tuk terus percaya
Aku masih bisa mencium wangi
Masih bisa merasa peluk mentari
Masih bisa dengar bisik angin
Masih bisa menulis kisah pagi
Tak semua hal perlu sempurna
Untuk membuatku merasa kaya
Kadang secangkir kopi
Sudah cukup beri makna
Tersenyum saat bercermin
Bukan karena tampan atau cantik
Tapi karena kutahu
Aku telah bertahan hari ini
Kepada tubuh ini kuucap syukur
Yang terus bekerja tanpa lelah
Kepada hati ini kuucap terima kasih
Karena tetap lembut di dunia yang keras
Aku bukan siapa-siapa
Tapi aku bukan tak berarti
Karena dalam sunyi
Ada cahaya yang tetap menyinari
Hari ini kupeluk diriku
Kuseruput hangatnya keberadaan
Tak perlu jadi sempurna
Untuk bisa menjadi berharga
Syukurku bukan dari luar
Tapi dari dalam yang tak pernah pudar
Aku ada, aku sadar
Aku bernilai, aku benar
Aku cukup, aku layak
Aku diberkahi tiap langkah
Dengan cinta, dengan cahaya
Dengan keberanian yang tak pernah sirna
Aku masih bisa melihat
Masih bisa merasa hangat
Masih bisa berkata cinta
Masih bisa percaya
Masih hidup, masih utuh
Masih bisa memilih arah
Masih bisa jatuh cinta
Pada hidup ini yang indah
Terima kasih untuk hari ini
Untuk tubuh yang terus menemani
Untuk napas yang tak berhenti
Untuk jiwaku yang tetap berani
Aku cukup
Aku layak
Dan aku bahagia
Hari ini