Dalam petikan kudengar suaramu
Dalam lamunan ada semu wajahmu
Kuhanyut dalam senyummu
Kusimpan rasa tuk tutup sipuku
Kuhanya dengar tutur kata mitramu
Kugambar wajah cantikmu
Andai waktu kembali kuberjanji
Tak akan abaikan cintamu
Meski kita tak sempat berbicara
Hanya tatapanlah yang menjadi saksi
Maafkanlah diriku, kuhanya terlambat mencintai
Mendarah daging sesal tak berujung
Andai waktu kembali kuberjanji
Tak akan abaikan cintamu
Meski kita tak sempat berbicara
Hanya tatapanlah yang menjadi saksi
Maafkanlah diriku, kuhanya terlambat mencintai