
在手机上保存,获得更好体验
Pagi-pagi bangun, nyalain harapan
Rapiin CV, siap kirim lamaran
Tapi dunia seakan tutup pintu
Yang punya koneksi, yang duluan maju
Dari warung ke kantor, dari halte ke toko
Mondar-mandir, langkah kaki penuh lara bro
Pacar pun tak ada, cuma bayangan
Hanya bantal yang setia peluk harapan
Dulu ramai, kini sepi
Canda tawa berganti sunyi
Dompet tipis, harapan tebal
Tapi hidup harus berjalan total
Yang kaya tertawa, yang miskin bertahan
Kadang keadilan hanya jadi hiasan
Tapi kau bukan sendiri, bro
Masih banyak jiwa yang berjuang solo
Kanan-kiri mulai sepi
Teman hilang satu-satu pergi
Tinggal kopi dan rokok setengah
Jadi saksi hati yang lelah
Pelangi datang bawa warna imaji
Saat kau rasa semua sunyi
Coba dengar dan renungkan
Jiwamu hanyalah butuh keyakinan
Bukan soal seberapa sering kau jatuh
Tapi seberapa sering bangkit meski rapuh
Tersenyumlah walau hati lelah
Karena badai pun, pasti akan kalah