
在手机上保存,获得更好体验
Kata mereka
Enak ya
Udah sukses sekarang
Padahal
Mereka tak lihat
Tanganku lelah
Kakiku penuh luka
Apa bangganya jadi bayangan
Kalau kau
Tak pernah merasa seterang cahaya
Mereka warisi nama
Aku diwarisi luka
Mereka lahir di atas panggung
Aku mulai dari jalan gelap tak berujung
Kau bangga pewaris harta
Hidup drama tanpa mahkota
Hey, aku lah sang perintis
Menjalani dunia dengan isak tangis
Ku jejakkan kaki di dunia
Membangun takhta
Lahir bukan di garis emas
Tapi tekadku tajam
Walau hariku selalu cemas
Mereka duduk, aku berlari
Mereka warisan
Aku nyari sendiri
Mereka hadir dari titipan jabatan
Bisa dari saudara atau atasan
Aku cari jalan sendiri
Meski remuk berkali-kali
Keringat jadi modal awal
Jerit prajurit yang paling vokal
Tak ada nama yang bisa ku banggakan
Tapi ada jalan yang terus ku tapakkan
Aku anak petani
Bukan pewaris dinasti
Aku dilahirkan dari tetesan air mata
Tidak untuk menjadi
Penikmat harta orang tua
Aku lawan rasa malas
Aku lawan hidup keras
Bukan anak orang kaya
Tapi semangatku membara
Dunia tak ramah pada yang pemula
Tapi aku ini bukan untuk mengiba
Bukan iri, bukan meniru
Aku berdiri tanpa perlu cerita dramamu
Kau bangga pewaris harta
Hidup pura-pura tanpa mahkota
Hey, aku lah sang perintis
Menjalani dunia dengan isak tangis
Ku jejakkan kaki di dunia
Membangun takhta
Mereka bilang mudah kalau kau kaya
Tapi tak tahu rasanya gagal menyesakkan dada
Dibangun dari nol, bukan modal orang tua
Ku tulis cerita dengan luka dan doa-doa
Uang bukan ukuran jiwa
Karakter tak dijual di meja
Buku hidupku tak ada bab warisan
Semua kutulis dari darah pengorbanan
Born with nothing
Rise with pride
Keringat ini bukan untuk disembunyikan
Legacy isn’t given
It’s built
Dan aku tahu aku sedang
Membangunkan peradaban
Kau bangga pewaris harta
Hidup pura-pura tanpa mahkota
Hey, aku lah sang perintis
Menjalani dunia dengan isak tangis
Ku jejakkan kaki di dunia
Membangun takhta
Aku jatuh bukan sekali
Setiap luka, duka, derita jadi saksi
Setiap langkah tak tentu arah
Tapi tetap aku melangkah
Hei kamu
Yang duduk nyaman di singgasana
Coba jalan tanpa nama keluarga
Saat kamu mewarisi
Aku menciptakan
Saat kamu hanya menjalani
Aku membuktikan